Tampilkan postingan dengan label Windows. Tampilkan semua postingan
Download firefox offline install

Download firefox offline install

Firefox salah satu browser kesayangan yang cukup lengkap demgam fitur andalan antara lain

firefox

Fitur-Fitur Mozilla Firefox

  • Kotak pencarian dan address bar terpisah, namun bisa disesuaikan tampilan dan fiturnya.
  • Private mode, mode di mana Firefox tidak menyimpan history atau data-data website lainnya.
  • Bookmark sync dengan akun Firefox.
  • Tab sync dengan akun Firefox.
  • Add-on yang lengkap dan banyak.
  • Browser profile.
  • Dan masih banyak fitur Mozilla Firefox lainnya.
Bila teman teman mengalami kendala dalam install online bisa di download Download firefox offline install untuk Windows 10, Windows 7, Windows 8.1, macOS, dan Linux atau Ubuntu.
Baca Selengkapnya: Download firefox offline install
service windows 10 yang dapat di non aktifkan

service windows 10 yang dapat di non aktifkan

Berikut ini beberapa service yang dapat kita matikan jika memang tidak kita perlukan.
  1. Computer Browser. Service ini berfungsi untuk menjaga dan mengelola daftar komputer yang terdapat dalam suatu network atau jaringan. Jika komputer kita tidak terhubung dalam suatu jaringan atau berdiri sendiri, sebaiknya service ini juga dimatikan saja.
  2. Device Setup Manager. Jika tidak ada rencana untuk menginstall software baru service ini bisa di matikan.
  3. Diagnostik Policy Service. Service ini berguna untuk mendiagnostik masalah umum komputer, namun seringkali fungsi ini tidak di pakai karena kita lebih mudah mendapatkan solusi masalah komputer di internet.
  4. Distributed Link Tracking Client. Service ini digunakan untuk memonitor hubungan antar NTFS file di dalam komputer sendiri atau jaringan network dengan nama domain. Fungsi service ini hanya dibutuhkan bila seseorang membutuhkan link ke computer lain pada sebuah file.
  5. Error reporting service. Layanan ini hanya berfungsi dalam sebuah jaringan, tugasnya untuk menyampaikan laporan kesalahan dan error dari event protokol jaringan.
  6. Function Discovery Resource Publication. Sama halnya dengan service sebelumnya, di perlukan jika terhubungan jaringan.
  7. Help and Support. Mendapatkan file support dengan menekan F1 untuk mengaktifkan. Apakah kita cukup sering melakukan dan membaca file help dari Windows? Matikan saja fitur ini.
  8. Indexing service. Service ini bertugas dalam membuat index dari dokumen dokumen yang kita miliki. Jika anda jarang melakukan pencarian melalui fitur search, sebaiknya matikan saja service ini.
  9. IP Helper. Hanya di pakai dalam konektivitas tunneling IPv6
  10. IPSEC service. Servis ini kita butuhkan jika kita ingin membuat sebuah koneksi terenkripsi dengan sebuah server. Jika tidak berada dalam suatu jaringan baik lokal maupun internet, service ini tidak ada gunanya, sebaiknya matikan saja.
  11. Net Logon. Service ini untuk mensupport pass-through authentication login akun untuk komputer dalam sebuah domain. Bila kita terhubung dengan network dan sebuah domain, fitur ini diperlukan. Tetapi bila kita hanya mengunakan komputer sendiri saja dan tidak memiliki domain. service ini dapat dimatikan.
  12. Net meeting remote desktop sharing. Service ini memungkinkan kita dalam mengendalikan komputer lain dalam suatu jaringan baik jaringan lokal ataupun internet. Matikan saja service ini jika komputer kita berdiri sendiri (tidak terkoneksi oleh jaringan.)
  13. Network Location Awareness (NLA). Service ini digunakan untuk mencatat dan menyimpan daftar konfigurasi network serta informasi lokasi. Fungsi ini tidak membantu, dan dapat dimatikan.
  14. Network Provisioning Service. Mengatur file konfigurasi XML pada domain dasar untuk jaringan provisioning otomatis. Tidak dibutuhkan untuk komputer rumah dan komputer dengan jaringan sistem sederhana. Fitur dapat dimatikan.
  15. Offline Files. Bekerja mirip dengan offline cache browser. Lebih baik di matikan saja.
  16. Performance Logs and Alerts. Service ini untuk mencatat performa komputer dan kegiatan lain yang dicatat pada sebuah file (Log file). Kita tidak perlu pusing dengan laporan performa sistem Windows kita, matikan karena tidak banyak berguna untuk komputer standalone / berdiri sendiri tanpa jaringan.
  17. Portable media serial number service. Berfungsi untuk memeriksa nomer seri media yang terkoneksi dengan komputer kita. Misal kita mempunyai USB Flashdisk yang kita koneksikan ke PC maka service ini akan memeriksa nomer seri USB Flashdisk tersebut. Service ini tidak banyak berguna, sebaiknya matikan saja.
  18. Print Spoller. Jika komputer tidak terhubung dengan printer service ini bisa dimatikan.
  19. Program Compatibility Assistant Service. Bertugas memantau (hanya memantau) kompatibilitas program.
  20. QoS RSVP. Menyediakan pengiriman sinyal jaringan dan kontrol pada lalu lintas lokal. Fungsi dengan konsep memberikan bandwidth lebih besar bagi kebutuhan aplikasi. Nyatanya fungsi ini tidak terlalu berdampak. Pilihan dapat dimatikan atau tetap digunakan.
  21. Remote Registry. Service yang memungkinkan orang lain memantau dan mengelola registry pada komputer kita.
  22. Secondary Logon. Jika pengguna komputer hanya kita, tidak ada user account lainnya service ini bisa dimatikan saja.
  23. Security Center. Service ini berfungsi untuk memonitor setingan dan konfigurasi dari system security. Menampilkan Pop Up ketika firewall mengalami down, anti virus telah out of date atau ketika sistem Windows update sengaja kita dimatikan. Bila kita jarang memonitor ke 3 fungsi tersebut, fitur ini dapat dimatikan. Karena fungsi Security center hanya memonitor dan bukannya mencegah maka lebih baik kita mengawasi langsung dari program pengaman yang kita pakai.
  24. Server. Jika kita berada dalam satu jaringan, layanan server ini sangat dibutuhkan agar kita dapat berbagi file dan printer. Tetapi jika kita tidak terkoneksi dengan jaringan, sebaiknya service ini dimatikan saja.
  25. SSDP Discovery. Hanya dipakai dalam komputer yang terhubungan dengan jaringan.
  26. Storage space folder. Service ini memungkinkan kita untuk melakukan pertukaran data antar PC dalam sebuah jaringan, Jika komputer kita berdiri sendiri atau tidak terhubung dengan jaringan, service yang satu ini tidak ada gunanya, sebaiknya matikan saja.
  27. System event notification. Service ini berfungsi untuk mengirimkan berita berupa sebuah jendela pop up dalam sebuah jaringan. Biasanya jaringan ini banyak digunakan oleh perusahaan perusahaan periklanan untuk mengirimkan iklannya lewat internet. Jadi jika kita tidak membutuhkan service ini sebaiknya matikan saja.
  28. TCP/IP netbios Helper. Service ini hanya berguna dalam sebuah jaringan, matikan saja jika komputer kita tidak terhubung dalam suatu jaringan.
  29. TELNET. Saat ini layanan telnet sudah jarang digunakan, layanan ini berfungsi untuk mengakses PC lain melalui protokol TELNET. Matikan saja service ini jika kita tidak berada dalam suatu jaringan.
  30. Themes. Service ini berfungsi untuk menampilkan tema pada komputer kita. Pada versi windows seperti windows Vista dan 7, untuk menampilkan tema banyak memakan RAM. Bila komputer kita hanya memiliki kapasitas RAM yang tidak terlalu besar dan kita tidak mempermasalahkan menggunakan tampilan tema klasik, maka sebaiknya service ini dimatikan saja karena akan banyak mengurangi beban komputer kita.
  31. Upload manager. Service ini berfungsi untuk memanage file yang akan di upload, Hanya berfungsi dalam sebuah jaringan, matikan saja jika tidak diperlukan.
  32. Warning Service alerter. Service ini berfungsi untuk menyampaikan peringatan dari administrator. Jika kita sendiri merupakan administrator atau kita sendiri merasa tidak perlu menerima peringatan ini dari administrator, sebaiknya kita matikan saja service ini.
  33. Windows Error Reporting Service. Bertugas melaporkan program yang error dan membuat log.
  34. Windows Image Acquisition (WIA). Matikan jika komputer tidak terhubung dengan scanner atau kamera.
  35. Windows time. Service ini berfungsi untuk meng-sinkronisasikan system waktu atau jam yang terdapat dalam jaringan. Hanya berguna bagi komputer yang terkoneksi oleh suatu system jaringan.
  36. Windows Update. Nah ini dia si pencuri kuota, dia bekerja di belakang layar dan memakan bandwidth dan menyita kuota data internet.
  37. Wireless zero configuration. Service ini berguna untuk mengatur secara otomatis konfigurasi W-LAN adaptor. Jika kita tidak menggunakan W-LAN, service ini tidak kita butuhkan.
Baca Selengkapnya: service windows 10 yang dapat di non aktifkan
Laptop tidak bisa di install windows

Laptop tidak bisa di install windows

Setiap komputer dan laptop yang digunakan pada dasarnya memiliki sistem spesifikasi hardware (perangkat) 32 bit dan 64 bit. Perangkat Versi 64 bit memiliki kemampuan beberapa kali lipat lebih baik dari yang 32 bit dan tentu saja harganya pun sedikit lebih mahal.
windows versi
Versi windows

Sistem hardware ini disesuaikan pula dengan sistem software installer windows. Sebagai contoh untuk instal windows 7 64 bit, diharuskan sesuai dengan hardware yang 64 bit pula, karena jika di instal pada perangkat 32 bit, secara otomatis komputer dan laptop tidak bisa di instal windows.

Namun windows installer 32 bit bisa di instal pada hardware 64 bit, karena perangkat 64 bit memiliki kemampuan di atas 32 bit dan kebanyakan pengguna umumnya menggunakan windows installer versi 32 bit, baik itu windows XP, 7, 8 dan 8.1.

  • Penyebab 1, Perbedaan Spesifikasi Hardware Processor 32 bit dan 64 bit
  • Penyebab 2, Pengaturan Hard Disk (Compatible atau Enanched atau AHCI) pada Menu BIOS
  • Compatible, Pengaturan pada Menu BIOS ini bisa untuk semua jenis windows.
  • Lain-lain, Pengaturan Booting Komputer dan Laptop

Minimal Sistem Spesifikasi Komputer dan Laptop

Berikut adalah minimal sistem spesifikasi (system requirements) hardware komputer dan laptop untuk dapat di instal windows, baik Windows XP, 7, 8 dan windows 8.1.

Minimum spesifikasi hardware Windows XP

Berikut adalah minimum spesifikasi untuk instal windows XP.

Processor: Kecepatan 233 Megahertz (MHz) (Pentium 3) atau lebih tinggi
Memori RAM: 384 Megabyte (MB)
Hard disk: 2.5 GB kosong yang tersedia
VGA (Display): Video adapter dengan memori 64 Megabyte

Rekomendasi untuk Windows XP

Processor: Kecepatan 1 Gigahertz (GHz) atau lebih tinggi
Memori RAM: 1 Gigabyte (GB) atau lebih tinggi
Hard disk: 20 GB ke atas yang tersedia untuk sistem windows
VGA (Display): Video adapter dengan memori 512 Megabyte (MB) keatas

Minimum spesifikasi hardware Windows 7, 8 dan 8.1

Pada dasarnya sistem spesifikasi windows 7 dan windows 8 hampir sama. Berikut adalah minimum spesifikasi untuk instal windows 7, 8 dan 8.1.

Processor: Kecepatan 1 Gigahertz (GHz)
Memori RAM: 1 Gigabyte (GB) (32-bit) dan 2 GB (64-bit)
Hard disk: 16 GB (32-bit) dan 20 GB (64-bit)
Graphics card (Display): Microsoft DirectX 9 graphics device dengan WDDM driver
Memori Graphics (Display): 256 MB

Rekomendasi untuk Windows 7, 8 dan 8.1

Processor: Kecepatan 2 Gigahertz (GHz) atau lebih tinggi
Memori RAM: 2 Gigabyte (GB) (32-bit) dan 4 GB (64-bit)
Hard disk: 30 GB (32-bit) dan 40 GB (64-bit)
Graphics card (Display): Microsoft DirectX 9 graphics device dengan WDDM driver
Memori Graphics (Display): 512 MB atau lebih besar

Minimum spesifikasi hardware Windows 10

Pada dasarnya sistem spesifikasi windows 10 Technical Preview juga sama dengan windows 7, 8 dan 8.1.
Baca Selengkapnya: Laptop tidak bisa di install windows
Perbaiki windows error dengan fix it

Perbaiki windows error dengan fix it

windows anda bermasalah ?bingung jangan panik ada beberapa tips tentang perbaikan microsoft windows error dengan fixit dari microsoft
tentang fix it
Mendiagnosa dan memperbaiki secara otomatis file dan folder di Windows, seperti menghapus file atau folder dari tampungan daur ulang, atau mencoba menyalin, memindahkan, mengubah nama, atau menghapus file.
Apa yang diperbaiki...

  • Anda tidak dapat mengosongkan Tampungan Daur Ulang atau menghapus file atau folder di dalam Tampungan Daur Ulang.
  • Saat mencoba mengubah nama atau memindahkan file, Anda menerima pesan galat berikut: "File atau folder tidak ada."
  • Saat menyalin, memindahkan, mengubah nama, atau menghapus file pada jaringan bersama, Anda menerima pesan galat berikut: "Terdapat galat izin file atau jaringan. Koneksi jaringan mungkin terputus" atau "Folder tidak ada. File mungkin sudah dipindahkan atau dihapus. Apakah Anda ingin membuatnya?"
  • Pengaturan Lihat atau penyesuaian Anda untuk satu folder atau lebih mungkin hilang atau salah.
  • Anda tidak dapat menggunakan pintasan papan tombol untuk memilih lebih dari satu item di Windows Explorer, atau Anda tidak dapat memilih banyak item di jendela Windows Explorer dengan menahan tombol SHIFT atau tombol CTRL saat mengeklik item.
  • Beberapa ikon di Komputer Saya, di Windows Explorer, pada desktop, atau pada Batang Peluncuran Cepat berubah secara acak.


Nb:tentu saja Microsoft Fix it Center ini tidak bisa memperbaiki semua eror yang terjadi pada Windows. Jadi hanya sebagian jenis eror saja yang bisa diperbaiki.

Baca Selengkapnya: Perbaiki windows error dengan fix it
Paket Antarmuka Bahasa Indonesia Windows 7

Paket Antarmuka Bahasa Indonesia Windows 7

Bahasa yang digunakan di Windows baik Windows XP, Windows Vista maupun Windows 7 terbaru, adalah secara default menggunakan Bahasa Inggris. Jika Anda sudah terbiasa menggunakan Bahasa Inggris tentu tidak masalah dengan kondisi itu, namun lain halnya jika Anda terbiasa menggunakan Bahasa Indonesia dan baru pertama kali menggunakan laptop atau notebook,
tentu Windows 7 dengan tampilan Bahasa Indonesia bisa menjadi alternatif agar Anda bisa beradaptasi dengan laptop atau netbook.

Untuk merubah bahasa Windows 7 ke Bahasa Indonesia atau Bahasa Lainnya misal Cina, Spanyol, Urdu ataupun Bahasa Persia, ikuti tips singkat berikut ini :

Pertama Download Paket Bahasa Indonesia yang Anda inginkan dengan Windows 7 dibagian akhir artikel ini.

Setelah file paket Bahasa Indonesia yang Anda ingin sudah selesai di download, selanjutnya jalankan file tersebut dengan cara double klik, atau klik kanan pada file tersebut (misalnya LIP_id-ID-32bit.mlc) dan pilih Install. Proses instalasi Bahasa Indonesia di Windows 7 ini akan sedikit lama, jadi bersabarlah sampai proses selesai.

Setelah Bahasa Indonesia terinstall langkah selanjutnya mengaktifkan pilihan Bahasa Indonesia. Masuk ke Start Menu – Control Panel dan pilih Clock, Language and Region/Change the display language, pastikan bahwa Control Panel Anda dalam View by Category.

Selanjutnya pada Tab Keyboards and Languages, pada menu Choose a Display Language rubah ke dalam Bahasa Indonesia, dan klik Apply.

Terakhir Anda Restart Laptop atau Netbook agar Bahasa Indonesia yang dipilih bisa langsung terlihat.

Paket Antarmuka Bahasa (LIP) Windows menyediakan versi terjemahan parsial untuk bagian Windows yang paling umum digunakan. Setelah memasang LIP, maka teks di dalam wisaya, kotak dialog, menu, dan topik Bantuan dan Dukungan akan ditampilkan dalam bahasa LIP. Teks yang belum diterjemahkan akan berada di dalam bahasa dasar Windows 7. Sebagai contoh, jika Anda membeli versi bahasa Spanyol dari Windows 7, dan memasang LIP bahasa Catalan, beberapa teks akan tetap dalam bahasa Spanyol. Anda dapat memasang lebih dari satu LIP pada bahasa dasar tunggal. Windows LIP dapat dipasang pada semua edisi Windows 7.

System yang di dukung

Windows 7
• Microsoft Windows 7
• Pemasangan bahasa dasar yang diperlukan oleh Windows 7: Inggris
• 4.63 Mb ruang bebas untuk pengunduhan
• 15 Mb ruang bebas untuk penyetelan

PERINGATAN: Jika Anda memiliki enkripsi BitLocker yang diaktifkan, silakan mematikan sebelum memulai pemasangan LIP. Buka Control Panel, pilih System and Security, kemudian BitLocker Drive Encryption. Klik Suspend Protection.

Karena ada pengunduhan yang terpisah untuk Windows 7 versi 32-bit dan 64-bit, sebelum Anda memulai pengunduhan, Anda harus menentukan versi Windows 7 yang telah terpasang: Ini bagaimana caranya menentukan versi Windows 7 yang telah terpasang:

Klik tombol Start kemudian klik-kanan pada komputer dan pilih Properties. Ini akan menampilkan informasi dasar dari komputer Anda.
Lihat di seksi Sistem untuk tipe Sistem. Ini akan mengindikasi jika Pengoperasian Sistem Windows 7 Anda adalah Sistem Pengoperasian 32-bit atau Sistem Pengoperasian 64-bit.

32 -bit  Download,
64 -bit Download


atau

Klik tombol Download
Klik Save untuk menyalin file ke komputer,
Cari lalu klik dua kali pada file unduhan untuk memasang LIP
Baca Selengkapnya: Paket Antarmuka Bahasa Indonesia Windows 7
Perbedaan Retail, OEM, MSDN dan Volume License windows 7

Perbedaan Retail, OEM, MSDN dan Volume License windows 7

Dalam penjualan produknya, Microsoft membedakan produknya dengan beberapa lisensi berbeda sesuai kebutuhan pembelinya. Ada Retail, OEM, MSDN dan Volume License. Pada artikel ini Saya akan menjelaskan satu persatu.

Retail
Biasa disebut juga FPP (Full Package Product). Dijual dalam bentuk box yang dilengkapi sertifikat COA (bukti keaslian berbentuk stiker dan hologram, yang berisi serial number windows) pada kotak tersebut, kotak tersebut harus disimpan untuk menunjukan keaslian windows yg dipakai. Apabila ada hardware yang diganti atau rusak, kemudian install ulang windows, maka pada saat melakukan validasi ulang, serial akan tetap berlaku. Pergantian hardware hanya diberikan batas beberapa kali.
OEM
Biasanya dijual dalam paket laptop ato PC baru, sertifikat COA ditempel pada bagian casing. OEM bisa juga dijual terpisah (dalam bentuk CD installer + COA) yang tidak dilengkapi box. COA harus ditempel pada bagian casing untuk menunjukan keaslian windows yang dipakai. Apabila ada hardware yang diganti atau rusak (khususnya motherboard dan proc), kemudian install ulang windows, maka pada saat melakukan validasi ulang, serial tidak akan berlaku. Serial key tidak bisa dipakai pada komputer yang berbeda pada waktu validasi.
MSDN
Adalah singkatan dari Microsoft Developer Network, adalah Jaringan Pengembang Software Microsoft yang menjual software Microsoft kepada institusi / pengembang software yang memiliki perjanjian dgn microsoft. Software tesebut bisa berupa Visual Basic, Visual C++, Visual Studio, Visual Foxpro, Windows OS dsb. Licenced MSDN didapat dengan cara Subscription (berlangganan) dalam jangka waktu sesuai dengan perjanjian. Secara materi isi MSDN OS, sama aja dengan Windows 7 RTM / Vista / XP yg beredar dipasaran. Jadi Versi Windows MSDN itu dijual hanya untuk Intitusi / Perusahaan dan tidak dapat diperjualbelikan kembali kepada end-user sesuai dengan MSDN EULA
Volume Lincense
Dijual kepada sebuah perusahaan / institusi berdasarkan suatu perjanjian. Dengn jumlah quantity tertentu. Dan dilengkapi dengan seritifikat bukti kepemilikan.
Baca Selengkapnya: Perbedaan Retail, OEM, MSDN dan Volume License windows 7
Perbedaan Windows 7 Starter, Profesional, Home Basic, Premium, Ultimate dan Enterprise

Perbedaan Windows 7 Starter, Profesional, Home Basic, Premium, Ultimate dan Enterprise

Pada saat anda membeli laptop baru, sudah hampir pasti laptop anda ter-install Windows 7 Edisi Starter / Windows 7 Starter. Memang tak jarang Laptop baru disertakan dengan Windows 7 Starter, Namun tahukah akan bahwa Windows 7 memiliki setiknya 6 edisi yang berbeda, yaitu : Windows 7 Starter, Windows 7 Profesional, Windows 7 Ultimate, Windows 7 Home Basic, Windows 7 Premium dan Windows 7 Enterprise. dan apakah perbedaanya?? berikut penjelasannya.!



Target :
seluruh dunia dan biasanya hadir dengan paket komputer baru
Fitur Utama :
Task bar, Jump list, Windows Media Player, Backup & Restore, Action Center, Devices Stage, Play to, Fax and Scan and Game Sederhana.
Keterbatasan :
Tidak ada aero glass, Berbagai fitur modifikasi desktop, Windows Touch, Media Center, Live Thumnail Preview, Home Group Creation, Tidak ada multi bahasa, Maksimal RAM 2GB, Tidak tersedia versi 64 bit.
Harga :
Untuk harga kami belum mengetahuinya.

Dengan menggunakan Windows 7 starter pengguna tidak bisa merubah wallpapper atau Themma Windows, pengguna hanya dapat menjalankan 3 program dalam 1 waktu, namu pada akhirna keterbatasan ini dihilangkan sehingga pengguna tetap bisa menjalankan banyak program dalam 1 waktu, dibatasi jumlah memori.
Untuk edisi 32 bit semua Windows selain windows starter mempunyai batasan maksimal RAM 4GB. Untuk yang 64 bit, lenih tinggi dan berbeda-beda.

Windows 7 Profesional

Target :
Pengguna IT Menengah ke atas
Fitur Utama :
Windows XP Mode, Domain Join, Remote desktop host, Location aware printing, Mobiliti center, Presentation mode, Offline Folder.
Keterbatasan :
Bit locker, Bit locker To Go, App Locker, Direct Access, Branche cache, MUI Language Pack, Booting dari VHD.
Harga : Kami masih belum mengetahuinya

Windows 7 Profesional menawarkan semua fitur dibawahnya, juga ada fitur Windows XP Mode yang tidak tersedia pada edisi dibawahnya.

Windows 7 Home Basic

Target :
Wilayah tertentu saja, Seperti Indonesia
Fitur Utama
Multiple Monitor, Fas user switching ( Bergangi Pengguna ), Desktop Wallpapper, Desktop windows manager, Network Printing, Internet Connection Sharing, Windows Aero sebagian
Keterbatasan :
Tidak dapat membuat homegroup baru, Tanpa multi touch, Premium games, Windows Media Center, Tidak disertakan DVD Decoder ( MPEG 2 dan Dolby Digital ), Tidak ada multi bahasa, Dukungan Windows Aero Tidak Penuh.
Harga : -

Windows 7 Home Premium

Target :
Global
Fitur Utama :
Aero Glass, Aero Background, Windows Touch, Dapat membuat home group baru, Media Center, DVD Playback dan pembuatan, Premium Games, Mobility Center.
Keterbatasan :
Domain Join, Remote desktop host, Backup dari jaringan, Encryption File Sistem, Ofline Folder.
Harga :-

Windows 7 Ultimate 

Target :
Retail Market, Kesediaan Terbatas
Fitur Utama :
Semua fitur windows 7 edisi sebelumnya ditambah dengan Bitlocker, Bitlocker To Go, App Locker, Direct Access, Branche cache, MUI Language packs, Boot From VHD.
Keterbatasan :
Volume Lecensing

Windows 7 Enterprise

Target :
Pelanggan Bisnis
Fitur Utama :
BitLocker, Bitlocker To Go, App Locker, Direct Access, Branche Cache, MUI Language Pack, Boot From VHD.
Keterbatasan :
Lisensi Retail

Selain perbedaannya mengenail lisensi, Windows 7 Eterprise mempunyai fitur yang sama dengan Windows 7 Ultimate
Baca Selengkapnya: Perbedaan Windows 7 Starter, Profesional, Home Basic, Premium, Ultimate dan Enterprise