DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA 17 Agustus 1945 - 17 Agustus 2017 Jayalah Negriku Jayalah Bangsaku Dengan Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945 Kita Tingkatkan Semangat Pembangunan dan Pendidikan Untuk Indonesia yang Lebih Maju

RAM (Random Acces Memory)

Adalah Random access memory, RAM
(dalam bahasa Indonesia adalah Memori
Akses Acak) sebuah tipe penyimpanan
komputer yang isinya dapat diakses dalam
waktu yang tetap dan tidak
memperdulikan letak data tersebut dalam memori. Ini berlawanan dengan alat
memori urut, seperti tape magnetik, disk
dan drum, dimana gerakan mekanikal dari
media penyimpanan memaksa komputer
untuk mengakses data secara berurutan.
RAM Pertama kali dikenal pada tahun 60′an. Akan tetapi saat itu memori
semikonduktor belumlah populer karena
harganya yang sangat mahal. Saat itu
lebih lazim untuk menggunakan memori
utama magnetic.
Perusahaan semikonduktor seperti Intel memulai debutnya dengan memproduksi
RAM , lebih tepatnya jenis DRAM.
Biasanya RAM dapat ditulis dan dibaca,
berlawanan dengan memori-baca-saja
(read-only-memory, ROM), RAM biasanya
digunakan untuk penyimpanan primer (memori utama) dalam komputer untuk
digunakan dan mengubah informasi
secara aktif, meskipun beberapa alat
menggunakan beberapa jenis RAM untuk
menyediakan penyimpanan sekunder
jangka-panjang. Tetapi ada juga yang berpendapat bahwa
ROM merupakan jenis lain dari RAM,
karena sifatnya yang sebenarnya juga
Random Access seperti halnya SRAM
ataupun DRAM. Hanya saja memang
proses penulisan pada ROM membutuhkan proses khusus yang tidak
semudah dan fleksibel seperti halnya pada
SRAM atau DRAM. Selain itu beberapa
bagian dari space addres RAM ( memori
utama ) dari sebuah sistem yang dipetakan
kedalam satu atau dua chip ROM. Example of writable volatile random-access
memory: Synchronous Dynamic RAM
modules , primarily used as main memory
in personal computers , workstations , and
servers . Contoh writable volatile random-
access memory: Synchronous Dynamic RAM modul, terutama digunakan sebagai
memori utama dalam komputer pribadi,
workstation, dan server.
Random-access memory (biasanya
dikenal dengan akronim, RAM) adalah
bentuk penyimpanan data komputer. Hari ini, dibutuhkan bentuk sirkuit terpadu yang
memungkinkan disimpan data yang akan
diakses dalam urutan apapun (yaitu, pada
acak). Kata acak dengan demikian
mengacu pada fakta bahwa setiap bagian
dari data dapat kembali dalam waktu konstan, terlepas dari lokasi fisik dan
apakah atau tidak itu adalah berkaitan
dengan bagian dari data sebelumnya. [1] Sebaliknya, perangkat penyimpanan data
seperti kaset, cakram magnetik dan
cakram optik bergantung pada gerakan
fisik media perekaman atau kepala
membaca. Dalam perangkat ini, gerakan
membutuhkan waktu lebih lama daripada transfer data, dan waktu pengambilan
bervariasi berdasarkan lokasi fisik item
berikutnya.
Kata RAM yang sering dikaitkan dengan
volatile jenis memori (seperti DRAM
memory modules), di mana informasi yang hilang setelah daya dimatikan. Banyak
jenis memori RAM juga, termasuk
sebagian besar jenis ROM dan memori
flash memanggil NOR-Flash. Tipe RAM pada PC bermacam-macam, antara lain : DRAM (Dynamic RAM) adalah jenis RAM
yang secara berkala harus disegarkan
oleh CPU agar data yang terkandung
didalamnya tidak hilang. SDRAM (Sync hronous Dynamic RAM)
adalah jenis RAM yang paling umum
digunakan pada PC masa sekarang. RAM
ini disinkronisasi oleh clock sistem dan
memiliki kecepatan lebih tanggi dari pada
DRAM. Cocok untuk sistem dengan bus yang memiliki kecepatan sampai 100 MHz. SRAM (Statik RAM) adalah jenis memory
yang tidak perlu penyegaran oleh CPU
agar data yang terdapat didalamnya tetap
tersimpan dengan baik. RAM jenis ini
memiliki kecepatan lebih tinggi dari pada
DRAM. RDRAM (Rambus Dynamic RAM) adalah
jenis memory yang lebih cepat dan lebih
mahal dari pada SDRAM. Memory ini bisa
digunakan pada sistem yang
menggunakan Pentium 4. EDO RAM (Extended Data Out RAM)
adalah jenis memory yang digunakan
pada sistem yang menggunakan Pentium.
Cocok untuk yang memiliki bus dengan
kecepatan sampai 66 MHz. Fungsi RAM ( Random Access Memory)
Diposkan oleh Prawira 'TamRider'
Aditama 7.04.2008 hardware,
Pengetahuan Komputer dan Jaringan
Yang disebut memory pada PC,
sebetulnya mengacu pada RAM (Random Access Memory). Sebuah komputer
membutuhkan RAM untuk menyimpan
data dan instruksi yang dibutuhkan untuk
menyelesaikan sebuah perintah (task).
Data ataupun instruksi yang tersedia pada
RAM memungkinkan processor atau CPU (Central Processing Unit) untuk
mengaksesnya dengan cepat. Saat CPU membuka sebuah program
aplikasi dari harddisk-seperti word
processing, spreadsheet, ataupun game-ia
akan me-loading-nya ke memory. Hal ini
memungkinkan aplikasi bekerja lebih cepat
dibandingkan harus mengakses langsung ke harddisk yang memang jauh lebih
lambat. Sebab harddisk memang bertugas
sebagai storage data, bukan sebagai
memory. Dengan mengakses data
ataupun aplikasi yang tersedia di RAM,
mempercepat PC Anda dalam
menyelesaikan tugasnya. Analogi sederhana untuk mengerti hal ini,
lebih mudah jika mengambil pada kegiatan
nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Misalnya pada lingkungan kerja. Di mana
ada meja kerja, dan sebuah lemari arsip.
Lemari arsip dapat diandaikan layaknya harddisk, di mana tersedia berkas-berkas
dan informasi yang dibutuhkan. Saat mulai
bekerja, berkas-berkas informasi akan
dikeluarkan dari dalam lemari ke meja
kerja. Ini untuk memudahkan dan
mempercepat akses ke informasi yang dibutuhkan. Maka, meja kerja dapat
dianalogikan sebagai memory pada PC. Dengan analogi sederhana tersebut,
tentunya Anda sudah dapat
membayangkan perbedaan kecepatan
akses, antara memory dan harddisk. Juga
sudah terbayang, pentingnya
ketersediaan jumlah RAM yang mencukupi untuk dapat melayani data dan
informasi yang dibutuhkan oleh CPU. Teknologi Seputar RAM DDR2 Setelah sukses DDR di pasaran,
saat ini masyarakat TI akan dimanjakan
lagi dengan munculnya sebuah teknologi
baru dalam RAM, yaitu DDR2. Yang
sekiranya akan diperkenalkan pada akhir
tahun ini atau awal tahun depan. Seperti apa detailnya tentang DDR ini belum
banyak yang dapat dibicarakan. Namun
yang pasti kehadirannya adalah untuk
memperbaiki kekurangan yang dimiliki
oleh DDR versi sebelumnya, seperti: Energi: DDR2 membutuhkan energi
setengah lebih kecil dari energi yang
dibutuhkan DDR biasa beroperasi,
sehingga dapat mengurangi panas pada
komputer. Apalagi pada notebook yang
secara otomatis juga akan lebih menghemat baterai. High clock speed: DDR2 menggunakan
clock speed awal sebesar 400 MHz. Nilai
ini juga masih bisa di tingkatkan menjadi
800 MHz. Ketahanan: Dengan DDR2,
Anda dapat memiliki satu keeping 2 GB
dan dipasangkan pada single bank module. Karena daya tahan DDR2 masih lebih baik
dari DDR biasa. 1. Ukuran: Dari segi ukuran, DDR2 juga
masih lebih kecil dibandingkan DDR biasa.
2. Teknologi koneksi: DDR2
menggunakan teknologi koneksi yang
dinamakan Ball Grid Array (BGA), yang
belum digunakan pada DDR biasa. Kehadiran DDR2 memang sangat
mengembirakan, namun bukan berarti
Anda harus buru-buru membuang
komputer lama Anda atau menunda
membeli komputer baru. Sebab
kehadirannya masih sangat lama, di samping itu kehadiran teknologi RAM yang
ada saat ini masih sangat mencukupi untuk
sebagian besar kebutuhan kita. Oleh
sebab itu, jangan terlalu terburu-buru
membuang komputer lama Anda.
Dual-channel Pada pembahasan mengenai RDRAM
sempat disinggung sistem dual-channel.
Sebenarnya pembahasan tentang
teknologi ini sudah pernah dibahas
sebelumnya. Bahwa dengan
menggunakan dual-channel, maka RAM dapat bekerja dua kali lebih cepat.
Mengapa dapat lebih cepat? Sebab
dengan menggunakan sistem dual-
channel, maka sistem akan mentransfer
data pada data bus yang nilainya dua kali
lipat. Untuk mem ory DDR yang menggunakan data bus 64-bit. Jumlah bit-
nya akan menjadi 128-bit. Dan untuk
RDRAM yang menggunakan data but 16-
bit, akan berubah menjadi 32-bit. Hanya saja, dual-channel ini tidak dapat
dilakukan sembarangan. Bagi yang akan
menggunakan RAM DDR, maka
motherboard-nya juga harus mendukung
sistem ini. Jika tidak, maka dual-channel
tidak dapat digunakan. Sedangkan untuk yang akan menggunakan RDRAM, tidak
hanya motherboard-nya saja yang
berbeda, tetapi bentuk RAM-nya pun
berbeda. Bagi yang akan memasangkan
RDRAM dual-channel, maka RAM-nya
tersebut harus memiliki pin sebanyak 242 pin. Berbeda dengan RDRAM single-
channel yang menggunakan RDRAM
dngan jumlah pin hanya 184 pin. Dan hal lain yang patut lagi dilihat adalah
kecepatan, ukuran, dan merk harus sama.
Memang saat ini sudah tersedia
motherboard yang mampu menjalankan
sistem dual-channel dengan merk memory
yang berbeda, tapi ada sebaiknya jika Anda tidak melakukan ini sekarang sebab
keandalan sistem yang seperti ini belum
sepenuhnya terbukti dapat diandalkan.
Karena biasanya setiap RAM dengan
produsen berbeda memiliki karakteristik
berbeda juga. Sehingga jika dipaksakan untuk bekerja sama akan terjadi ketidak
kompakan. Bagaimana dengan Ukurannya? Bagaimana dengan ukurannya? Apakah
penambahan ukuran RAM dapat ikut
mempercepat kerja komputer?
Jawabannya: Ya! Tentu saja.
Bayangkanlah hal seperti ini: jika ruang
bagian depan perpustakaan Anda semakin besar, tentu saja buku yang dapat
keluar-masuk dapat semakin banyak,
bukan? Sehingga seorang pustakawan
tidak selalu harus mencari buku lain (yang
tidak muat di depan) ke bagian gudang/
belakang, yang tentu saja akan memakan waktu lebih lama lagi. Lalu berapa besar RAM yang tepat untuk komputer Anda? Tergantung pada apa yang akan Anda
kerjakan dengan komputer tersebut.
Untuk menjalankan satu operating system
seperti Windows XP, Anda membutuhkan
RAM sebesar 128 MB, lalu jika Anda
menjalankan aplikasi untuk browsing, misalnya dengan IE, Anda membutuhkan
tambahan RAM lagi, lalu untuk buka e-mail
dengan Express, akan bertambah lagi,
dan yang terakhir untuk menjalankan
aplikasi Office akan bertambah lagi 128
MB belum lagi data yang dibuka. Itu tadi hanya aplikasinya saja. Maka untuk
kebutuhan itu saja, Anda harus
menyediakan memory minimal 256 MB.
Sedangkan jika Anda menjalankan aplikasi
multimedia yang sangat berat jumlah ini
akan bertambah berkali-kali lipat. Oleh sebab itu, dalam membeli memory
perhatikan sekali kebutuhan Anda dengan
komputer tersebut nantinya. Single atau Dual Bank? Meletakkan memory pada sebuah
motherboard sangat mudah, namun
sebelumnya perhatikan dahulu slot yang
disediakan. Ada beberapa motherboard
yang hanya menyediakan satu slot RAM
saja atau biasa yang disebut Single Bank, namun banyak juga memory yang
menawarkan motherboard dengan Dual
Banks, bahkan ada juga yang
menawarkan tiga sampai empat banks. Biasanya motherboard yang menyediakan
tiga slot RAM. Membagi dua slotnya, satu
khusus digunakan untuk sistem Single
Bank dan dua untuk digunakan untuk
Dual Bank. Jangan hanya memperhatikan
slot yang disediakan, perhatikan juga modul meng-upgrade komputer, maka
memperhatikan modul RAM Anda sangat
penting. Sebab jika modul berbeda
dengan RAM yang akan dibeli, maka RAM
tersebut tidak akan dapat digunakan.
Modul pada RAM berbeda-beda. Jumlah pin dan ukuran fisik sebuah RAM
akan mempengaruhi modul dari RAM itu
sendiri. Contoh saja modul RDRAM
dengan SDRAM, keduanya tentu saja
berbeda. Begitu pula dengan RAM yang
digunakan pada notebook. RAM pada notebook memiliki jumlah pin yang jauh
lebih sedikit dibandingkan jumlah pin RAM
yang digunakan pada PC maupun server.
Perbedaan modul yang dimiliki oleh RAM
ini mempengaruhi cara penyampaian
datanya (transfer data oleh RAM itu sendiri). Biasanya yang sangat
membedakan modul yang satu dengan
modul yang lainnya adalah jumlah pin,
yang mana semakin banyak maka bentuk
fisik RAM akan semakin panjang. Dan
tidak hanya panjang saja yang berbeda, lebar RAM pun kadang juga berbeda
pada tiap modulnya. Oleh sebab itu, ketika Anda akan membeli
sebuah RAM baru perhatikan
motherboard yang digunakan. Ini sangat
penting, agar RAM yang dibeli nantinya
akan dapat maksimal digunakan.

Berlangganan Gratis Update: