Assalamualaikum wr. wb.
Salam sejahtera dan semoga selalu dalam lindungan Allah SWT, aamiin.
Salah satu perangkat rig legendaris yang banyak digunakan oleh rekan-rekan RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia) adalah Alinco DR-135 MK III. Namun, seiring bertambahnya usia pakai, salah satu masalah yang kerap muncul pada perangkat ini adalah bagian receiver yang mendadak tidak sensitif alias "budeg".
Gejala Receiver Alinco DR-135 MK III Kurang Sensitif
Beberapa waktu lalu, saya menerima servis dari seorang rekan dengan keluhan rig Alinco miliknya mengalami penurunan sensitivitas penerimaan yang cukup parah. Gejala awal yang menyertai antara lain:
- Receiver ditempelkan pada frekuensi yang sama dalam jarak dekat tetap tidak bisa menerima audio dengan baik.
- Hanya indikator sinyal busy yang menyala, itu pun disertai dengan bunyi dengungan (humming) yang mengganggu.
- S-meter atau bar sinyal pada layar LCD sama sekali tidak mau naik (kosong).
Proses Pembongkaran dan Cek Tegangan
Untuk melakukan pengecekan pada rig model ini, proses pembongkarannya memang terbilang agak ribet. Kita harus melepas layar LCD atau melakukan pembongkaran total pada blok pcb utama untuk bisa menjangkau area komponen receiver.
Setelah berhasil dibongkar, langkah pertama saya adalah mengukur semua jalur tegangan. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa semua tegangan regulator dalam kondisi normal dan tidak ada yang drop.
![]() |
| Posisi Filter IF Alinco DR-135 MK III |
Solusi: Mengganti Ceramic Filter FL101 dan FL102
Berdasarkan beberapa kasus yang sering saya jumpai pada radio komunikasi tipe ini, biang kerok utama dari receiver budeg biasanya terletak pada bagian internal saringan frekuensi menengah atau ceramic filter.
Saya kemudian memutuskan untuk mencopot FL101 dan FL102 (menggunakan filter tipe ALFYM450E). Benar saja, setelah dibongkar, kondisi fisik filter tersebut sudah berjamur dan korosi di bagian dalamnya, sehingga menghambat laju sinyal audio yang masuk.
![]() |
| Proses Penggantian Filter IF DR-135 MK 3 |
Karena stok komponen baru sedang kosong, saya memanfaatkan kanibalan ceramic filter bekas dari HT Icom IC-V8 yang memiliki karakteristik frekuensi intermediate yang sama. Setelah proses penggantian FL101 dan FL102 selesai dilakukan, saya rakit kembali radio dan langsung melakukan pengujian.
Hasilnya mantap! Receiver Alinco DR-135 MK III kembali normal, sangat sensitif, bar sinyal di LCD kembali penuh, dan suara dengungan langsung hilang total.
Terima kasih rekan-rekan semua, semoga tutorial singkat ini bermanfaat. Salam solder!
Wassalamualaikum wr. wb.


Posting Komentar untuk "Alinco dr 135 mk3 receiver budeg"
Silahkan tinggalkan pertanyaan di kolom komentar
No spam anchor text segera kami hapus
Terima Kasih