DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA 17 Agustus 1945 - 17 Agustus 2017 Jayalah Negriku Jayalah Bangsaku Dengan Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945 Kita Tingkatkan Semangat Pembangunan dan Pendidikan Untuk Indonesia yang Lebih Maju

Tips kerusakan SHARP dengan UOC IXC-844

Tips kerusakan SHARP dengan UOC IXC-844
Menjumpai kerusakan Sharp yang menggunakan IC UOC IXC-844 pertama kali sepertinya sulit untuk mengerjakannya. Tetapi setelah tiga kali mengerjakan model-model yang menggunakan ic ini dan memiliki skematiknya yang kami peroleh dari Sdr Dede Muhammad - Digitalmas rasanya menjadi tidaklah sesulit seperti yang kami bayangkan sebelumnya.
Berikut ini beberapa catatan yang kami buat untuk mempermudah dalam memperbaiki model-model ini.


I. Bagian power suply.
Berfungsi untuk menyediakan tegangan suply B+ 125v, tegangan suply untuk IC Audio Amp, tegangan 12v untuk bagian horisontal drive, dan tegangan 8v dan 5v setelah melalui regulator.

a. Tidak ada tegangan B+ (tegangan 300v ada), maka periksa :

* Cek jalur B+ pada sekunder mungkin ada yang short (dapat disebabkan karena diode B+ atau transistor HOT rusak)
* Cek resistor start up R702 150k untuk mensuply Vcc pin-4 IC STR-W6654

b. Tegangan B+ sedikit drops dan diukur goyang-goyang sehingga led indikator kedip-kedip

* Periksa dengan ESR meter 2 buah elko yang ada pada sirkit power suply
* Periksa take-over suply Vcc pin4 ic STR, yaitu resistor RT10 dan diode D708 dari tranfo switching pin-4.
* Ada kerusakan pada jalur sirkit umpan balik dari bagian sekunder ke bagian primer lewat photocoupler. Yaitu dari D752 >> RT25 >> Photocoupler >> R727.

c. Tegangan B+ drops sangat rendah.

* Disebabkan karena tegangan sekunder untuk suply ic Audio tidak ada atau short.


II. Bagian mikrokontrol

* Bagian mikrokontrol mendapat tegangan suply 5v pada pin-89 berasal dari tranfo switching pin-13 >> diode D752 >> transistor regulator 5v Q753.
* Key-input pin-91
* Remote input pin-92
* SDA/SCL pin-97/95
* Reset-input pin-74
* POWER kontrol output berasal dari pin-94. Saat st-by tegangannya "low" dan pada saat power-on tegangannya berubah menjadi "high", yang digunakan untuk mengontrol on-off tegangan-tegangan regulator 8v dan 5v.


III. Tegangan-tegangan yang dikontrol on-off oleh mikrokontrol

* (Tegangan 5v) D752 >> IC regulator PQ05RDA1 (pin-1 IN dan pin-2 OUT) untuk mesuply pin-35 bagian Chroma, bagian defleksi vertikal pin-12, pin-73 dan Remote pre Amp
* (Tegangan 5v) D752 >> R754 >> transistor regulator 5v Q754 untuk mensuply Tuner.
* (Tegangan 8v) D752 >> R757 >> transistor regulator 8v Q752 untuk mensuply Horisontal Vcc pin-69 dan transistor VIF pre-amp Q201


IV. Sirkit protektor.

a. Protektor tegangan suply - disampling dari tegangan-tegangan berikut dan diinputkan ke pin-81.

* Tegangan 5v pin-2 ic PQ05RDA1
* Tegangan 5v transistor regulator Q754
* Tegangan 180v dari flyback
* Tegangan 33v untuk Tuner

Protektor akan aktip bekerja jika salah satu tegangan-tegangan tersebut diatas tidak keluar.


b. Protektor X-ray - disampling dari flyback pin-2 >> R612 >> D602 > Zener D603 >> Q603 dan diinputkan ke pin-81. Protektor akan aktip bekerja jika :

* Tegangan flyback naik diatas normal. Dapat disebabkan misalnya karena tegangan B+ over atau kapasitor resonant pada transistor HOT nilainya berubah mengecil.
* Zener D603 atau transistor Q603 rusak


c. Protektor vertikal - disampling dari pulsa-pulsa vertikal dan diinputkan ke pin-83 . Problem protek vertikal dapat disebabkan karena

* Tidak ada suply tegangan Vcc dari flyback untuk ic Vertikal-out.
* IC Vertikal out rusak
* Jalur pulsa-pulsa dari pin-3 ic Vertikal-ou ke pin-83 putus.
* Diode zener D503 short.


# Protektor a dan b dapat di non-aktipkan dengan cara melepas jumper J497 yang berhubungan ke pin-81.


V. AC Detect input pin-82
Kami masih belum paham dengan fungsi pin ini yang mendapat tegangan “high” dari tranfo switching pin-13 >> D1061 >> Diode zener D1002.
Jika pin-82 tidak ada tegangan akan menyebabkan raster blank (layar gelap).


VI. Bagian horisontal.

* Osilator horisontal akan bekerja ketika power-on dan pin-69 mendapat tegangan suply Vcc 8v dari transistor regulator Q752.
* Pulsa horisontal dioutputkan dari pin-13 dan diinputkan lewat Q604 sebelum dihubungkan ke transistor horisontal drive.


VII. Bagian vertikal.

* Pulsa vertikal akan bekerja jika power-on dan pin-12 mendapat suply tegangan 5v
* Pulsa vertikal dioutputkan lewat pin-9 dan diinputkan ke pin-1 ic vertikal-out LA78041.
* IC vertikal out mendapat tegangan suply Vcc 24v dari flyback.


VIII. Jalur sinyal video.

* Sinyal dari IF tuner-out >> Q201 >> SAW filter SF201 >> masuk ke pin-48/49.
* Bagian Video IF mendapat tegangan suply Vcc 5v pada pin-53
* Filter AGC pin-50.
* RF AGC out pin-47
* PLL video detektor filter pin-46.
* Sinyal video (CVBS) dari sirkit video detektor dioutputkan dari pin-30 dan di-inputkan masuk kembali ke pin-80 untuk diproses oleh bagian video-chroma
* Bagian chroma mendapat tegangan suply Vcc 5v pada pin-35


IX. Bagian suara

* Sinyal audio dioutputkan dari pin-65/66 dan diinputkan ke ic Audio amp pin-2/4 LA42102.
* IC Audio amp mendapat suply Vcc pada pin-7 dari tranfo switching
* L-out adalah pin-8/9
* R-out adalah pin-11/12
* Audio mute pin-6 (normal tegangan low)
* Audio on-off pin-5 (normal ada tegangan high)



Beberapa catatan pengalaman kerusakan penulis dengan model-model ini.

1. Paling sering dijumpai adalah kerusakan protek yang disebabkan karena salah satu tegangan suply tidak kerja atau ic vertikal out rusak (baca IV.a dan IV.c)
2. Vertikal protek karena zener diode D503 short
3. Tidak terima siaran, tetapi AV-in normal. Diperiksa tidak ada tegangan pada pin-50 AGC filter. IC UOC IXC844 rusak. Kami hampir tidak percaya bahwa harga IXC844 sangat murah sekali (pada saat tulisan ini kami buat di perwakilan resmi harganya cuma 15.000rp)
4. Raster gelap disebabkan karena pin-82 saat power-on tidak ada tegangan "high". Penyebab jalur printed ke zener D1002 putus.


ANDA MEMPUNYAI PENGALAMAN UNIK DGN MODEL INI, SILAHKAN SHARING DISINI.


***********************************************************

Baca artikel terkait

* Tips kerusakan SHARP dengan UOC IXC844 part 2 (software)




Ternyata air bisa “mendengar” dan “membaca”.

Pernah mendengar penemuan Dr. Masaru Emoto.
Berdasarkan eksperimen beliau - menunjukkan bahwa air dapat “mendengar” atau “membaca”. Kata-kata yang indah yang diucapkan atau tulisan yang ditempelkan pada bejana air seperti misalnya “terimakasih”, “cinta”, “maha-suci”, "sejahtera" atau “kalimat doa-2” membuat kristal-kristal air menjadi berbentuk beraturan yang indah. Sebaliknya kata-kata “keji” atau “umpatan” membuat kristal air menjadi tidak keruan dan nampak sangat buruk.
Kristal air yang indah memberikan energi yang positip, sebaliknya kristal air yang buruk memberikan energi yang negatip. Perlu diketahui bahwa tubuh manusia 90% terdiri dari zat cair.
Terserah kepada anda – apa yang anda inginkan dengan tubuh anda ? atau keluarga anda ?
Apakah anda suka mengumpat, atau suka berteman dengan orang yang suka berkata dan berbicara keji, atau suka nonton acara teve yang penuh dengan ucapan caci maki, pertengkaran atau gosip.
Atau anda suka mendengarkan puisi-2 yang indah, berbicara dengan santun dan berteman dengan orang yang berbicara santun, memasang tulisan-tulisan indah dirumah atau tempat kerja, memasang musik yang penuh dengan kata-kata indah dan santun, banyak mengucapkan doa setiap hari, mendengarkan kalam Illahi.

Berlangganan Gratis Update: