DIY antena Groundplane vhf 2x5/8

Antena Ground Plane VHF 2x5/8 merupakan salah satu jenis antena yang cukup populer di kalangan pengguna radio komunikasi VHF. Desainnya yang sederhana, biaya pembuatan yang relatif murah, serta performanya yang cukup baik menjadikan antena ini banyak digunakan oleh anggota RAPI, ORARI, maupun penggemar radio komunikasi lainnya.

Pada kesempatan kali ini saya mencoba membuat antena Ground Plane VHF 2x5/8 menggunakan bahan bekas yang mudah ditemukan. Meskipun dibuat dari material sederhana, hasil yang diperoleh cukup memuaskan untuk komunikasi harian maupun kegiatan mobile.

Apa Itu Antena Ground Plane VHF 2x5/8?

Antena Ground Plane 2x5/8 adalah antena vertikal yang menggunakan dua elemen 5/8 lambda yang disusun secara seri. Dibandingkan antena 1/4 lambda biasa, antena 2x5/8 memiliki gain yang lebih baik sehingga mampu meningkatkan jangkauan komunikasi terutama pada area datar.

Pola radiasi antena ini cenderung lebih mendatar sehingga energi pancaran lebih banyak diarahkan ke horizon. Hal tersebut membuat sinyal dapat menjangkau area yang lebih luas dibandingkan antena dengan sudut elevasi yang lebih tinggi.

Bahan yang Digunakan

  • Bekas antena Ring O.
  • Kawat atau kabel tembaga diameter 1,5 mm.
  • Pipa penyangga sesuai kebutuhan.
  • Kabel koaksial RG-58 atau RG-8.
  • Konektor PL-259.
  • Braket pemasangan antena.

Perhitungan Panjang Elemen untuk Frekuensi 145 MHz

Untuk frekuensi kerja sekitar 145 MHz, panjang gelombang dapat dihitung menggunakan rumus:

Panjang Gelombang = 300 / Frekuensi (MHz)

300 / 145 = 2,06 meter

Sehingga panjang elemen 5/8 lambda adalah:

2,06 x 0,625 = 1,29 meter

Karena menggunakan konfigurasi 2x5/8, maka diperlukan dua bagian elemen yang disusun sesuai desain antena yang digunakan. Pada praktiknya panjang elemen biasanya perlu disesuaikan kembali saat proses tuning untuk mendapatkan nilai SWR terbaik.

Proses Perakitan

Elemen antena dibuat dari kawat tembaga yang dibentuk sesuai ukuran yang telah dihitung. Bagian radiator dipasang secara vertikal pada pipa penyangga, sedangkan radial dipasang pada bagian bawah sebagai ground plane.

Kabel koaksial kemudian dihubungkan ke titik feed point antena. Setelah seluruh komponen terpasang, antena dinaikkan pada posisi yang cukup tinggi agar mendapatkan hasil maksimal.

Pengujian Antena

Setelah antena selesai dirakit, langkah berikutnya adalah melakukan pengukuran SWR menggunakan SWR meter atau antenna analyzer. Nilai SWR yang baik umumnya berada di bawah 1,5:1.

Pada pengujian lapangan, antena mampu digunakan untuk komunikasi lokal dengan kualitas audio yang baik. Sinyal yang diterima juga cukup kuat untuk komunikasi antar stasiun pada jarak menengah.

Kelebihan Antena Ground Plane 2x5/8

  • Gain lebih tinggi dibanding antena 1/4 lambda.
  • Pola radiasi lebih mendatar.
  • Cocok untuk komunikasi VHF jarak menengah hingga jauh.
  • Dapat dibuat dari bahan yang mudah diperoleh.
  • Biaya pembuatan relatif murah.

Kekurangan Antena Ground Plane 2x5/8

  • Ukuran fisik lebih panjang.
  • Membutuhkan penyetelan yang lebih teliti.
  • Kurang praktis untuk penggunaan portable.
  • Memerlukan penyangga yang cukup kuat.

Tips Agar Hasil Maksimal

  • Gunakan kabel koaksial berkualitas baik.
  • Pasang antena pada lokasi yang tinggi dan bebas halangan.
  • Pastikan sambungan solder kuat dan rapi.
  • Lakukan tuning hingga memperoleh SWR terbaik.
  • Gunakan grounding yang baik untuk mengurangi gangguan.

Kesimpulan

Antena Ground Plane VHF 2x5/8 merupakan pilihan menarik bagi pengguna radio komunikasi yang menginginkan performa lebih baik dibanding antena standar. Dengan memanfaatkan bahan bekas seperti antena Ring O dan kawat tembaga 1,5 mm, antena ini dapat dibuat dengan biaya yang relatif rendah namun tetap memberikan hasil yang memuaskan.

Bagi penggemar eksperimen antena, proyek ini layak dicoba karena selain menambah pengalaman, juga dapat menghasilkan antena yang cukup handal untuk komunikasi sehari-hari.

FAQ

Apakah antena 2x5/8 lebih baik daripada 1/4 lambda?

Secara umum ya, karena memiliki gain yang lebih tinggi dan pola radiasi yang lebih mendatar.

Berapa frekuensi kerja antena ini?

Dapat disesuaikan, namun pada artikel ini dirancang untuk area VHF sekitar 145 MHz.

Apakah bisa menggunakan RG-58?

Bisa, namun untuk jalur kabel yang panjang disarankan menggunakan RG-8 atau LMR400 agar rugi-rugi lebih kecil.

Apakah antena ini cocok untuk RAPI dan ORARI?

Sangat cocok untuk komunikasi VHF yang membutuhkan jangkauan lebih luas dibanding antena standar.

Posting Komentar untuk "DIY antena Groundplane vhf 2x5/8"